Sebuah Puisi Tentang Cinta

Diposting oleh Dwi Pena pada 20:08, 27-Jul-16  •  Komentar (0)

Kali ini aku memposting sebuah puisi karya kawanku, yang mencoba menuliskan keresahannya.

Cinta ; Untuk Ratih

cinta-dalam-diam-2-001.jpg
Hatiku sudah merasakan
Getaran getaran cinta
Dalam hatiku untukmu

Tetapi karena waktu
Yang sulit mempertemukannya
Hari demi hari
Rasa ini terus tumbuh

Seiring berjalannya waktu
Bersamamu ku mulai rasakan
Aku merasakan kenyamanan
Tapi sulit untuk ku katakan

Suatu hari nanti
Aku kan katakan rasa ini padamu
Agar kau mengetahuinya
Dan buat hatiku bahagia

Dedi Irwan, 27 Juli 2016

Melihat seseorang dari sisi lain

Diposting oleh Dwi Pena pada 17:12, 20-Jul-16  •  Komentar (1)

ThumbnailTerang bulan blog - "Don't judge a book by it's cover" ~ Jangan nilai buku dari sampulnya. It's true. Kamu harus nilai buku dari isinya. Tapi hal yang kamu tidak boleh lewatkan untuk menilai suatu buku adalah 'bagian pelengkap' yang sering dianggap tidak berarti, tetapi itulah nilai tambahnya. Tuhan sudah menciptakan makhluk sempurna ciptaan-Nya, yaitu manusia. Manusia makhluk sempurna dimata Tuhan,... [Baca selengkapnya]

Sedikit membahas Social Media (Negative side)

Diposting oleh Dwi Pena pada 08:09, 17-Jul-16  •  Komentar (1)

ThumbnailTerang bulan blog - Sekarang sudah zamannya serba modern. Salah satu yang sedang nge-trend adalah social media atau sosmed, entah apapun itu bentuknya. Kita tahu, social media adalah tempat dimana semua orang bisa berinteraksi hanya dengan memegang sebuah benda yang namanya 'smartphone'. Seiring nge-trendnya social media, yang membuatnya lucu adalah dari sisi orang yang menggunakannya. Dimana ada yang memiliki akun social... [Baca selengkapnya]

Puisi Karena Dikau

Diposting oleh Dwi Pena pada 13:21, 16-Jul-16  •  Komentar (3)

ThumbnailAku tetap menunggu dengan bayang kesetiaan atas janji yang kau tuturkan Seiring dengan berlabuhnya senja dalam pangkuan gelap harapku tak akan kabur tetap dalam timangku Pun begitu selalu ada mawar lain yang akan terus tayang dalam bentang layar hati Karena dikau aku tetap menjadi pendamba akut dalam nyanyian kesetiaan yang terus berdendang beruraian Jadilah kini aku peneman sepi. Jauh dipandang tergeletak dalam lamunan datang menggugah luka ~Karena Dikau~ 16 Juli 2016, Dwi Pena tags : kumpulan puisi terang bulan, Karena Dikau,... [Baca selengkapnya]

Surat kecil ; Untuk para penggemar fanatik

Diposting oleh Dwi Pena pada 14:09, 17-Mar-16  •  Komentar (3)

Jangan jadi penggemar fanatikan, yang tak jelas malah kau agung - agungkan, seakan - akan lupa laut lupa daratan, sampai - sampai perintah Tuhan kau abaikan, mending kalian syahadatan, di dalam masjid dan menunggu adzan, yang beginikan lebih baik daripada mengikuti nafsu setan. Hati kalian - kalian itu rentan, dengan yang namanya bisikan setan, gara - gara masalah sepele kau jadikan... [Baca selengkapnya]

Puisi : Letih

Diposting oleh Dwi Pena pada 20:04, 24-Nov-15  •  Komentar (2)

image.jpg

Saat jemari tak meniti
Pena mulai muram
Kelam tak terdengar
Dalam senyap

Ini akhirnya
Asaku merapuh
Meningkap tenang
Semakin mendayu,
Tanpa arah


Tags : terangbulan blog - kumpulan puisi